Berita Konawe Terkini Hari Ini

Korupsi Dana Kelurahan hingga Rugikan Negara Ratusan Juta, Eks Lurah Asambu di Konawe Ditahan Polisi

Mantan Lurah Asambu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe berinisial A diduga melakukan tindak pidana korupsi dana kelurahan Tahun 2019.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/4/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Mantan Lurah Asambu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe berinisial A diduga melakukan tindak pidana korupsi dana kelurahan tahun 2019.

A langsung ditahan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Konawe seusai diperiksa.

"Sat Reskrim Polres Konawe telah melakukan penahanan terhadap tersangka," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru, Senin (26/4/2021).

Mantan Lurah Asambu tersebut melakukan penyalahgunaan anggaran kelurahan.

Dimana, anggaran itu bersumber dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2019 saat dirinya menjabat sebagai Lurah Asambu.

Atas perbuatan A, kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp153.939.182.

Baca juga: Gubernur Sultra : Ruksamin dan Surunuddin Harus Manfaatkan Sektor Tambang dan Perikanan

Baca juga: Ketua MUI Sultra KH Mursyidin Pimpin Doa pada Syukuran Ruksamin dan Abu Haera di Desa Basule

Mochamad Jacub Nursagli Kamaru mengatakan tersangka A dijerat Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari ini.

A diancam hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal lama 20 tahun penjara.

"Adapun terkait ancaman hukumannya untuk Pasal 2 paling singkat 4  tahun sedangkan untuk Pasal 3 paling singkat 1 tahun," pungkas AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru.

Baca juga: Usai Dilantik, Ruksamin dan Abu Haera Syukuran Bareng Pendukung di Desa Basule

Baca juga: Tiba di Kampung Halaman, Ruksamin Abu Haera Disambut Tari-tarian, Salawat, dan Elu-elu Pendukung

Namun terkait adanya putusan dari Mahkamah Agung (MA) tahun 2020 bahwa ancaman hukuman dilihat dari jumlah kerugian. (*)

(TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved