Breaking News:

Edukasi Keuangan Bersama OJK

Pendeta Marthen Sambira: Edukasi Keuangan Pada Masyarakat Sultra Masih Sangat Rendah

Hal tersebut disampaikan Ketua Sinode Gereja Protestan Sultra, Pendeta Marthen Sambira, dalam acara Tribun Corner, Selasa (20/4/2021).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
Tangkapan Layar Youtube Tribunnewssultra.com
Ketua Sinode Gereja Protestan Sultra, Pendeta Marthen Sambira, dalam acara Tribun Corner, bertema Edukasi Keuangan Berbasis Agama. 

Ajaran Kristiani

Karena pentingnya investasi dalam mempersiapkan masa depan juga dijelaskan dalam berbagai pandangan ajaran agama.

Terutama dalam edukasi pengelolaan keuangan berbasis agama.

Pendeta Marthen Sambira, mengatakan, dalam Alkitab kejadian pasal 41, menjelaskan tentang Yusuf yang telah diciptakan dengan bentuk fisik yang sempurna.

Kemudian Tuhan memberitahukan kepadanya akan ada masa kelimpahan 7 tahun dan ada masa paceklik selama 7 tahun.

Firaun meminta saran, kemudian Yusuf memberikan saran agar dimasa kelimpahan itu harus berhemat dan menyediakan kapasitas atau ruang penyimpanan hasil panen.

"Sehingga persiapan tersebut disisipkan hasil panen sebesar 5 persen untuk menghadapi masa paceklik, dengan begitu mereka bisa memenuhi semua kebutuhannya selama masa tersebut," ujar Pendeta Marthen, Jumat (23/4/2021).

Dari kisah itu, kata Marthen, dapat dipelajari dan diterapkan dalam pengelolaan keuangan di masa saat ini yakni pentingnya investasi.

Dalam Matheus pasal 25 menjelaskan Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang tuan yang meninggalkan rumahnya untuk pergi ke luar negeri, dan sebelum pergi ia memercayakan harta miliknya kepada para hambanya berupa talenta.

Talenta dalam perumpamaan ini adalah sejumlah besar uang.

Baca juga: Pahami Transaksi dan Investasi Keuangan yang Dibolehkan Islam, Berikut Penjelasan Dosen IAIN Kendari

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved