Breaking News:

Pilrek UHO 2021

Balon Rektor UHO Dr Eng Jamhir Bereaksi, Sebut Senat Jangan Ngotot Lawan Surat Kemendikbud

Eng Jamhir Safani meminta Senat UHO tidak ngotot melawan surat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
pilrek.uho.ac.id
Profil Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi (kiri) yang merupakan salah satu bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) di Pilrek UHO 2021. 

Rekomendasi meloloskan Dr Jamhir sebagai bakal calon Rektor UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dikeluarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemendikbud).

Berbeda rekomendasi Ditjen Dikti Kemendikbud terhadap Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu MSi MSc yang tidak diloloskan jadi bakal calon pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO karena melakukan plagiasi.

Sebelumnya, Dr Jamhir tidak diloloskan seleksi berkas pada proses penjaringan calon Rektor UHO oleh Senat UHO pada rapat 31 Maret 2021 lalu.

Dari 12 bakal calon yang mendaftarkan diri di Pilrek UHO, hanya 7 kandidat yang dinyatakan lolos seleksi berkas termasuk Prof Zamrun yang merupakan Rektor UHO petahana periode 2017-2021.

Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi diloloskan sebagai bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, berbeda Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu MSi MSc yang tidak diloloskan jadi bakal calon pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO. Rekomendasi dikeluarkan Ditjen Dikti Kemendikbud (kolase Dr Eng Jamhir Safani/ foto kiri dan Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu).
Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi diloloskan sebagai bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, berbeda Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu MSi MSc yang tidak diloloskan jadi bakal calon pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO. Rekomendasi dikeluarkan Ditjen Dikti Kemendikbud (kolase Dr Eng Jamhir Safani/ foto kiri dan Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu). (kolase foto (handover))

Sedangkan, Dr Jamhir menjadi salah satu dari 5 bakal calon yang tidak diloloskan oleh Senat UHO.

Kini, sebaliknya.

Ditjen Dikti Kemendikbud menyatakan Prof Zamrun tidak memenuhi syarat sebagai bakal calon Rektor UHO karena terbukti melakukan plagiasi atau menciplak karya tulis orang lain.

Sedangkan, Dr Jamhir yang telah melakukan tindakan self plagiasi atau self plagiarism atau plagiasi diri dapat diloloskan dalam penjaringan Pilrek UHO.

Diketahui, self plagiarism adalah tindakan menerbitkan kembali karya pada redaksi publikasi yang sama meskipun karyanya sendiri.

Berbeda plagiasi yang merupakan aktivitas mengcopy paste tulisan orang lain lalu diklaim sebagai tulisan pribadi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved