Breaking News:

Banjir Rob, Belasan Rumah di Baubau Terendam Air Laut: Sudah Tiga Hari Pemerintah Belum Datang

Banjir pesisir (Rob) melanda pemukiman warga di Kota Baubau Sulawesi Tenggara, Jumat (2/4/2021). Sudah tiga hari pemerintah belum datang.

Editor: Risno Mawandili
Risno Mawandili/TribunnewsSulta.com
Rumah warga di Kelurahan Tomba, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara Terendam banjir, Jumat (2/4/2021). Banjir itu terjadi akibat luapan air laut alias banjir Rob. 

TRIBUNNEWWSSULTRA.COM, BAUBAU - Banjir pesisir (Rob) melanda pemukiman warga di Kota Baubau Sulawesi Tenggara, Jumat (2/4/2021).

Banjir akibat luapan air lau  itu merendam belasan rumah di pemukiman warga Kelurahan Tomba, Kota Baubau, sejak tiga hari terakhir.

Menurut salah satu warga, Nursiah Dhuzur, banjir terjadi karena air laut masuk ke pemukiman melalui drainase. 

"Jadi kalau air pasang itu air di muara meluap, masuk lewat drainase, lalu masuk di rumah-rumah ini," ujarnya ketika sambil menunuk rumah seorang warga yang juga ikut terendam. 

Baca juga: Dinkes Baubau Sebut Tak Halangi Perpanjangan Izin Operasional RS Siloam

Baca juga: Pengamanan Jumat Agung di Gereja, Polres Baubau Lakukan Sterilisasi, Cegah Aksi Terorisme

Baca juga: Izin Operasional RS Siloam, DPRD Harap Relaksasi Pemkot Baubau: Jangan Korbankan, Segera Selesaikan

Dari pantauan mata, banjir Rob tersebut menggenangi rumah warga hingga setinggi 20 centimeter. 

Banjir yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini, telah merusak beberapa pakaian, perabor, hingga bumbu dapur warga karena tergenang air.

Seorang wanita lansia ikut terjadampak banjir rob di Kelurahan Tomba, Kota Baubau, Sulawesi Tengga, Jumat (2/4/2021). Bencana ini telah melanda pemukiman warga sejak tiga hari terakhir.
Seorang wanita lansia ikut terjadampak banjir rob di Kelurahan Tomba, Kota Baubau, Sulawesi Tengga, Jumat (2/4/2021). Bencana ini telah melanda pemukiman warga sejak tiga hari terakhir. (Risno Mawandili/TribunnewsSulta.com)

Narsiah berharap, pemerintah dapat memperhatikan nasib warga yang terdampak banjir

"Ini sudah tiga hari rumah kami di sini terendam. Tapi belum ada tindakan dari pemerintah untuk memperbaiki drainase," katanya. 

Menurut kesaksian Nasriah, tiap harinya (tiga hari terakhir) banjir Rob terjadi ketika sorehari, sekira pukul 15.00 hingga 17.00 wita. 

Ia melanjutkan, banjir semacam ini sudah lama tidak pernah terjadi di kawasan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved