Jumat, 1 Mei 2026

Polisi Bantah Isu Seorang Pria di Kembangan Meninggal setelah Divaksin Covid-19

Seorang pria berinisial RS (47) meninggal dunia saat memesan makanan di warung makan padang pada Kamis (1/4/2021).

Tayang:
Editor: Sugi Hartono
zoom-inlihat foto Polisi Bantah Isu Seorang Pria di Kembangan Meninggal setelah Divaksin Covid-19
Kompas.com
Ilustrasi korban meninggal dunia 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pria berinisial RS (47) meninggal dunia saat memesan makanan di warung makan padang di kawasan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (1/4/2021).

Tidak berselang lama, beredar isu di media sosial yang menyebut RS meninggal setelah menerima vaksin Covid-19.

Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko memastikan kabar tersebut tidaklah benar.

"Tidak ada kami mendapatkan informasi yang bersangkutan habis vaksin," kata Niko saat dikonfirmasi.

Baca juga: Resep Singkong Goreng Empuk Merekah, Berikan Bumbu biar Lebih Enak, Berikut Cara Buatnya

"Warga kan belum dapat vaksin kecuali lansia, korban bukan lansia," imbuhnya.

Menurut Niko, korban sedang dalam kondisi kelelahan dan memiliki riwayat penyakit jantung.

"Korban dari luar kota, habis begadang, bangun, beli makanan nasi padang itu, langsung tiba-tiba tumbang pas lagi pesan. Info dari keluarga, dia punya riwayat penyakit jantung," kata Niko.

Baca juga: Dampak Mabes Polri Diserang, Markas Polda Sultra Siagakan Penjinak Bom, Ojol Dilarang Masuk

Sebelumnya, RS meninggal dunia pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB.

"Dia lagi beli nasi dua bungkus, tahu-tahu jatoh," kata Sutrisno, penjaga warung makan tempat RS meninggal dunia, saat dikonfirmasi, Kamis.

Sutrisno lantas segera melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT.

Baca juga: Polisi Ungkap Bagaimana ZA Bisa Lolos Pemeriksaan saat Datang ke Mabes Polri

Sementara, kerabat dari korban bernama Sutoko menduga RS dalam kondisi kelelahan.

"Kayaknya kecapean dia abis nganter temannya nikah di daerah Pemalang, Brebes pulang kemarin malam jam sembilan," kata Sutoko.

Saat itu mobil yang ditumpangi korban sempat mogok si kawasan Bekasi.

"Dia pulang naik Transjakarta, (setelah) nyampe (Jakarta) semalem nongkrong sama saya sampai jam 12, ya mungkin karena kecapean kali," kata Sutoko.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Pastikan Pria yang Meninggal di Kembangan Bukan karena Suntik Vaksin Covid-19",

(Kompas.com/Sonya Teresa Debora)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved