Virus Corona
Jenguk Seorang Warga yang Sakit, 28 Warga di Bantul Dinyatakan Positif Covid-19
Puluhan warga di salah satu padukuhan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/pcr.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Puluhan warga di salah satu padukuhan di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon (setingkat kecamatan) Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi positif Covid-19.
Menurut Panewu (camat) Dlingo Deni N Ngajis, penularan terjadi setelah para warga menjenguk seorang tokoh masyarakat.
Kala itu warga mendatangi rumah tokoh masyarakat tersebut, namun tidak bertemu secara langsung.
Baca juga: Takziah di Sleman Jadi Klaster Covid-19: 32 Orang Positif, Satu Meninggal Dunia
"Jadi ada tokoh masyarakat yang sakit, infonya asam lambung. Warga tidak tahu kalau COVID-19. Warga hanya bertemu dengan keluarganya (tokoh masyarakat yang sakit) saja, tidak bertemu langsung,"katanya, Kamis (01/04/2021).
Selang beberapa hari kemudian, tokoh masyarakat tersebut dibawa ke rumah sakit untuk berobat.
Saat itulah baru diketahui bahwa tokoh masyarakat tersebut ternyata positif COVID-19.
Baca juga: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara
Setelah ada informasi tersebut, dilakukan tracing pada keluarga.
Hasilnya keluarga dari tokoh masyarakat tersebut juga positif COVID-19.
Akhirnya dilakukan tracing pada warga yang sempat kontak erat dengan keluarga tokoh masyarakat tersebut.
Baca juga: Belasan Ambulans Konvoi Jemput 47 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Sanggar Senam
Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa, menerangkan tracing di Padukuhan tersebut telah dilakukan.
Hingga saat ini ada sekitar 28 orang yang positif COVID-19 di padukuhan tersebut.
Dengan demikian padukuhan tersebut menjadi zona merah.
"Untuk wilayah dusun, karena lebih dari 10 rumah yang terkena (COVID-19), maka sesuai zonasi PPKM mikro berlaku zona merah. Pembatasan kegiatan sudah dilakukan. Pelacakan kontak erat juga sudah dilakukan,"terangnya.
Baca juga: Makam Terhubung Gorong-gorong, Jenazah Seorang Wanita Ditemukan Mengambang di Laut
Warga yang bergejala sudah mendapat perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19.
Kemudian warga yang mengalami gejala ringan telah menjalani isolasi di shelter kabupaten.
Sedangkan yang tidak mengalami gejala menjalani isolasi di di rumah.
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 28 Warga Satu Pedukuhan di Jatimulyo Bantul Terpapar Covid-19 Setelah Jenguk Warga yang Sakit,
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Muhammad Fatoni