Breaking News:

Izin Operasional RS Siloam, DPRD Harap Relaksasi Pemkot Baubau: Jangan Korbankan, Segera Selesaikan

Surat Izin Operasional Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau Sulawesi Tenggara tak diperpanjang. DPRD Baubau minta ada relaksasi perizinan dari Pemkot.

Editor: Risno Mawandili
Handover
Noor Gemilang Siradja 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Surat Izin Operasional Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau Sulawesi Tenggara tak diperpanjang.

Dampaknya, kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan RS Siloam dihentikan.

Dalam artian, warga tak dapat klaim lagi pengobatan menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RS Siloam.

Baca juga: Izin Operasional RS Siloam Dihentikan Gegara Tak Penuhi Syarat Ini, BPJS Baubau Putus Kerja Sama

Baca juga: Ini Penjelasan BPJS Kesehatan Baubau Soal Setop Kerja Sama RS Siloam: SIO Syarat Wajib

Baca juga: Izin Operasional Mati, BPJS Putus Kontrak RS Siloam Baubau, Pasien Jangan Panik!

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau, Noor Gemilang Siradja, mengatakan, para pihak harus berlaku bijaksana.

Gemilang meminta, ada relaksasi perizinan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. 

"Harusnya ditanggapi bijaksanana, jangan korbankan pelayanan kesehatan, kita tahu sendiri RS Siloam adalah salah satu infrastruktur dalam rangka menunjang pelayanan kesehatan di Kota Baubau," ujarnya lewat panggilan telepon, Kamis malam (1/4/2021).

Ia menambahkan, seharusnya masalah ini segera diselesaikan.

Legislator Partai Hanura ini memandang, penting dan wajib ditemukan solusi bersama persolan RS Siloam.

"Kalau saya pribadi saya pandang ini memang harus diselesaikan secara cepat. Harusnya pelayanan kesehatan dipastikan berjalan optimal," urai Gemilang.

Gemilang sebetulnya belum tahu persis duduk perkara Surat Izin Oprasional RS Siloam diberhentikan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved