Breaking News:

Geger Babi Ngepet, Warga Muna Bunuh Babi Hutan atau Bagong, Serang Perkampungan dan Rusak Tanaman

Geger babi ngepet, warga Muna bunuh babi hutan atau bagong yang berkeliaran di perkampungan dan rusak tanaman.

Penulis: Husni Husein | Editor: Aqsa

Dari rekaman CCTV, tampak waktu kejadian sekitar pukul 01:56 WIB.

Tampak dalam rekaman cctv, makhluk yang diduga babi tersebut melintas dari jalan Sentosa Raya menuju jalan Taruna Negara.

Warga yang sedang ronda kemudian mengejar binatang tersebut, tetapi tidak berhasil.

Achmad sang pemilik rekaman cctv bahkan tidak mengetahui perihal peristiwa pengejaran warga terhadap makhluk diduga babi tersebut.

Warga setempat belum ada yang bisa memastikan kalau makhluk yang menyerupai babi tersebut merupakan babi jadi-jadian.

Namun, dengan adanya peristiwa ini, warga setempat akan meningkatkan jadwal ronda.

Mitos Babi Ngepet

Seperti dilansir Wikipedia, babi ngepet adalah makhluk dalam legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman babi.

Beberapa mitos menceritakan tentang babi ngepet yang merupakan orang yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi.

Saat akan "beraksi", si tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya.

Dan nanti, secara ajaib, si tuan akan berubah menjadi babi.

Orang yang satu lagi harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya.

Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya.

Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa.

Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu, lemari, dinding, dsb.

Namun hingga kini mitos babi ngepet belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Bagaimana menurut Anda? (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved