Empower Youth For Work

Berkolaborasi Dalam Kegiatan Bazar Intermediasi, OJK Sultra Gelar Empower Youth For Work

Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara kembali melakukan kolaborasi dalam rangka mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90%

Editor: Laode Ari
ISTIMEWA
Mohammad Fredly Nasution, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara 

Berkolaborasi Dalam Kegiatan Bazar Intermediasi, OJK Sultra Gelar Empower Youth For Work

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara kembali melakukan kolaborasi dalam rangka mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90% dan literasi keuangan sebesar 50% pada Tahun 2024 sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Kali ini OJK Sultra berkolaborasi dalam kegiatan Bazar Intermediasi: Empower Youth For Work (EYW) yang diselenggarakan oleh Sekretariat Nasional Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil-Mikro (ASPPUK) yang disinergikan melalui program Business Matching TPAKD Sultra dan komunitas binaan OJK Sultra Youth Entrepreuner Solution (YES Sultra). Kegiatan yang dilaksanakan di kota Kendari pada 26 Maret 2021, melibatkan 11 pengusaha muda dari Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan program fasilitasi pemuda (laki laki dan perempuan) yang sebelumnya telah terseleksi dari 200 orang calon pengusaha muda yang dilakukan melalui penguatan kapasitas dan potensi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian.

Selain itu kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para pengusaha muda Sultra dalam mempersentasikan prospek bisnisnya serta mempertemukan pengusaha muda yang telah didampingi oleh ASPPUK dengan para mitra potensial. Kurang lebih 160 undangan yang terdiri dari investor bisnis, komunitas wurausaha muda sultra,  pengusaha perhotelan, toko oleh-oleh, pelaku retail, industri perbankan dan non bank, serta pemerintah daerah.

Selain persentasi dan pameran produk, juga diadakan lelang paket usaha, yang terdiri dari produk-produk para pengusaha muda Sultra.

Sebanyak 10 paket usaha dilelang kepada para pejabat daerah yang hadir pada kegiatan tersebut dengan kisaran harga antara Rp 200.000,- sampai Rp 500.000,-.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. H. Lukman Abunawas, SH.,MH., M.Si yang hadir membuka kegiatan, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kolaborasi yang melibatkan anak-anak muda Sulawesi Tenggara.

Wakil Gubernur Sultra menyampaikan melalui business matching TPAKD dan ASPPUK diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan jiwa kewirausahaan/entrepreneurship generasi muda, yang nantinya dapat membantu pemerintah dalam pengurangan angka pengangguran, sehingga kedepannya anak-anak muda ini tidak hanya mengharapkan lapangan pekerjaan yang sudah tersedia, namun dapat berkontribusi untuk membuka lapangan kerja baru.

Selain itu pada kesempatan yang sama, kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution menyampaikan Business Matching TPAKD yang tahun ini fokus pada Pemulihan Ekonomi Daerah Pasca Pandemi Covid-19.

“OJK menaruh perhatian besar pada upaya peningkatan akses dan literasi keuangan masyarakat di pelosok negeri, berbagai inisiatif telah kami luncurkan dan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan," ujar Mohammad Fredly Nasution, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLKI) ke-tiga yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03% dan indeks inklusi keuangan 76,19%. Secara khusus di Sulawesi Tenggara, Provinsi Sulawesi Tenggara Indeks Literasi Keuangan (ILK) sebesar 36,75% dan Indeks Inklusi Keuangan (IIK) mencapai 75,07% (di bawah target nasional).

Pemerintah, OJK, Kementerian/lembaga terkait, Industri Jasa Keuangan dan berbagai pihak lain, terus meningkatkan edukasi di masyarakat yang disinergikan dengan program TPAKD.

 Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dialog publik, yang diinisiasi oleh komunitas binaan OJK Sultra yaitu YESSultra yang diketuai oleh Cedrik  Elcid Wurara, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, diantaranya Ridhony MH Hutasoit Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra, Salmiah Ariyana Ketua ASPPUK dan Andi Yanto Saputra Owner/ Pengusaha Kuliner di Kota Kendari.

Dialog publik ini melibatkan berbagai komunitas pemuda disultra seperti, RumGas, GenBI Sultra, Wirausaha Muda Nasional, Mahasiswa Wirausaha UHO, Komunitas Learning Center dan Komunitas Wirausaha lainnya di kota Kendari. Melalui kegiatan ini para milenial Sultra diharapkan dapat mengembangkan jiwa entrepreneurship dan implementasi peran penting penerapan kesetaraan gender dalam upaya peningkatan ketahanan ekonomi daerah.

Kegiatan kolaborasi antara OJK, TPAKD Sultra, ASPPUK dan YESSultra dapat menjadi angin segar bagi pemulihan ekonomi daerah dan nasional dengan membuka dan memberikan peluang kepada entrepreneur muda Sultra, sebagai bagian dari pendorong roda ekonomi di daerah. (rls)

  • Berita Terkait :#Empower Youth For Work

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved