Breaking News:

Terungkap Motif Penganiaya Polisi saat Hadiri Pesta di Maligano Kabupaten Muna, Pelaku Sakit Hati

Dari pengakuan pelaku, korban ini pernah menelepon istri dari pelaku. Dari pengakuan pelaku, korban ini pernah menelepon istri dari pelaku.

Penulis: Laode Ari | Editor: Laode Ari
Istimewa
Kanit Intel Polsek Maligano Polres Muna, Bripka A Herman saat mendapat penanganan medis usai ditikam oleh warga berinisial YS. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, MUNA- Terungkap motif pelaku YS (55) hingga menganiaya anggota Polsek Maligano Polres Muna, Bripka A Herman dengan menggunakan sebilah badik.

Kasat Reskrim Polres Muna AKP Hamka, mengatakan pelaku penganiayan terhadap Ps Kanit Intel Polsek Maligano itu saat ini telah menjalani pemeriksaan di Polres.

Untuk motif pelaku YS hingga kemudian menganiaya Bripka A Herman diduga karena sakit hati.

Dari pengakuan pelaku, korban ini pernah menelepon istri dari pelaku.

"Jadi karena motif itu dia (pelaku) saat itu langsung merencanakan untuk menganiaya Bripka A Herman," kata Hamka kepada Tribunnewssultra.com saat dikonfirmasi via telepon, Senin (29/03/2021).

Baca juga: Baku Tembak Polisi Vs Buronan Penganiayaan, Aparat dan Warga Terluka, Pelaku Diberondong Peluru

Baca juga: Ketua Geng Motor yang Konvoi dan Pamer Sajam Ditangkap: Ternyata DPO Kasus Penganiayaan

Baca juga: Emosi saat Dibilang Harga Dirinya akan Dibeli, Sopir Angkot Tikam Teman hingga Tewas

Hamka mengatakan, YS sudah merencanakan untuk menganiaya karena membawa senjata tajam berupa badik saat menghadiri pesta di Maligano.

YS dijerat dengan pasal 355 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 351 ayat 2 penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"Ancaman hukumannya 12 tahun penjara," ujar AKP Hamka.

Baca juga: Seorang Pria Tebas Lansia hingga Tewas: Akui Cemburu Istrinya Digoda Korban

Baca juga: Gara-gara Cemburu, Suami Tebas Kaki Istri Pakai Katana hingga Korban Berlindung ke Kolong Rumah

Sebelumnya diberitakan, personel Polisi Polsek Maligano Polres Muna, Bripka A Herman yang menjadi korban penikaman dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

Bripka A Herman dirujuk karena mengalami luka di bagian punggung usai ditikam oleh seorang warga berinisial YS (55).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved