Breaking News:

Tahun Ini AS Tarik Pajak dari YouTuber, Konten Kreator Indonesia Bayar Dobel?

Pihak YouTube telah memberitahukan kepada YouTuber di seluruh dunia, akan menarik pajak mulai tahun ini paling cepat Juni 2021.

Editor: Risno Mawandili
tribunnews.com
Ilustrasi para konten kreator atau YouTuber saat membuat konten video 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pihak YouTube telah memberitahukan kepada YouTuber di seluruh dunia akan melakukan penarikan pajak mulai tahun ini paling cepat Juni 2021.

Pemberitahuan itu diedarkan melalui surat elektronik atau e-mail, termaksud kepada konten kreator Indonesia.

Baca juga: Demi Konten YouTube, Anjing dan Monyet Disiksa: Diseret Sepeda Motor hingga Dijerat Kawat

Baca juga: Bikin Konten YouTube di Rawa, 1 Pelajar Tewas Tenggelam setelah Perahu Oleng Kena Angin

Baca juga: Cara Mengecek Kuota Kemendikbud Dibagikan Hari Ini, Bisa Digunakan untuk Internet Gratis dan YouTube

Dilansir dari Kompas.com, pemberitahuan itu mulai diedarkan ke semua YouTuber di luar AS, pada Rabu (10/3/2021) lalu.

"Kami menghubungi karena Google akan mewajibkan pemotongan pajak dari pembayaran para kreator di luar AS tahun ini (paling cepat bulan Juni 2021)," tulis YouTube dalam e-mail sebagaimana dikutip Kompas.com

Pihak YouTube telah memperingati agar para konten kreator mengirimkan laporal rill penghasilan mereka dari sesegaera mungkin.

laporan itu paling lambat dikirimkan pada 31 Mei 2021 mendatang.

"Dalam beberapa bulan ke depan kami akan meminta Anda untuk mengirim informasi pajak dalam AdSense untuk menentukan jumlah yang benar dari pemotongan pajak, jika ada," lanjut isi e-mail YouTube.

Kompas.com memberitakan, jika pada tempo tersebut informasi pajak tidak dikirim oleh YouTuber, maka total penghasilan dari YouTuber seluruh dunia akan dipotong hingga 24 persen.

Baca juga: Sukses Pukau ARMY Saat Nyanyikan Fix You, Video Penampilan BTS di MTV Unplugged Trending di YouTube

Baca juga: Gimme Gimme Lagu NCT 127 Lagi Trending di YouTube, Berikut Lirik dan Terjemahannya

Baca juga: Cover Terlanjur Mencinta, Ryeowook Masuk Trending di YouTube Indonesia, Ini Lirik Lagunya

Pemungutan pajak ini, berdasarkan aturan US Internal Revenue Code Chapter 3.

Aturan tersebut mengatur tentang pajak domestic dari undang-undang pajak federal di Amerika Serikat (AS).

Meski demikian, syarat pemungutan pajak tersebut diberlakukan YouTuber di seluruh duni - termaksud Indonesia - yang telah memiliki basis penonton di Amerika Serikat.

Berdasarkan hal tersebut, agaknya YouTuber di Indonesia terbebani pajak dobel. Kemungkinan ini jika melihat kembali peringatan dari Pemerintah Indonesia kepada para YouTuber pada tahun lalu. 

Di mana pada November 2020 Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengingatkan agar tidak lupa membayar pajak.

“Mendapatkan pendapatan melalui youtube itu jangan lupa tetap membayar pajak, itu untuk negara kita,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebagaimana dikutip Kompas.com. (*)

(ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI KOMPAS.COM DENGAN JUDUL "AS Bakal Tarik Pajak dari YouTuber di Seluruh Dunia, Ini Detailnya")

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved