Breaking News:

Begini Skenario Google Ketika AS Pungut Pajak ke Kreator YouTube Seluruh Dunia

Pemungutan pajak ini, berdasarkan aturan US Internal Revenue Code Chapter 3.

Editor: Risno Mawandili
tribunnews.com
Ilustrasi pengguna YouTube 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM – Amerika Serikat (AS) telah menetapkan peraturan, memunggut pajak kepada seluruh YouTuber konten kreator di seluruh dunia.

Pemungutan pajak ini, berdasarkan aturan US Internal Revenue Code Chapter 3.

Aturan tersebut mengatur tentang pajak domestik dari undang-undang pajak federal di Amerika Serikat (AS).

Dimana AS berencana memajaki seluruh konten kreator YouTube di seluruh dunia yang memiliki basis penonton di wilayahnya.

Lalu, bagai mana skenarion skenario Google selaku induk dari YouTube dalam menerapkan pemungutan pajak dan mampu mengontrolnya?

Baca juga: Tahun Ini AS Tarik Pajak dari YouTuber, Konten Kreator Indonesia Bayar Dobel?

Baca juga: Demi Konten YouTube, Anjing dan Monyet Disiksa: Diseret Sepeda Motor hingga Dijerat Kawat

Dilansir dari Kompas.com, Google mewajibkan kepada seluruh  konten kreator melaporkan penghasilan dari YouTube.

Hal itu bertujuan untuk melakukan kalkulasi besaran pajak yang akan dikenakan kepada setiap konten kreator.

Namun demikin, tak semua konten kreator dikenakan pajak dari AS. Mereka yang tak memiliki basis penonton di AS, tak dipajak.

Google, secara khusus telah mencontohkan beberapa skenario pemungutan pajak kepada konten kreator.

Misalnya, seorang konten kreator YouTuber berasal dari India memiliki penghasilan 1.000 dollar AS - sekitar Rp14 juta (kurs Rp 14.000) - dari YouTube dalam sebulan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved