Breaking News:

Berita Terkini Kendari

Tokoh Agama dan Tokoh Etnis di Kota Kendari Deklarasi Kebangsaan, Wali Kota Sebut Miniatur Indonesia

Sekitar 50 tokoh agama dan tokoh masyarakat lintas etnis di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan Deklarasi Kebangsaan, Rabu (10/3/2021).

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Aqsa
Israjab/ TribunnewsSultra.com
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir bersama perwakilan tokoh agama dan etnis pada Deklarasi Kebangsaan disalah satu hotel di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sekitar 50 tokoh agama dan tokoh masyarakat lintas etnis di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan Deklarasi Kebangsaan, Rabu (10/3/2021).

Dialog dilanjutkan deklarasi bersama tersebut untuk menjaga keamanan, kerukunan, dan kedamaian di ibu kota Provinsi Sultra.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, Kota Kendari merupakan miniatur Indonesia karena dihuni beragam etnis, suku, dan agama.

“Kendari ini sebagai salah satu miniatur Indonesia karena 48 etnis sudah tercatat. Tapi mungkin ini hanya sebagian kecil saja yang kita ketahui,” kata Sulkarnain saat membuka dialog dan deklarasi disalah satu hotel di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Baca juga: Mau Lapulu seperti Bungkutoko dan Petoaha, Dibeber Wali Kota Sulkarnain di Festival Kampung Pesisir

Sulkarnain meminta deklarasi tersebut menjadi wadah silaturahmi menjaga kerukunan. Sebab ini bagian dari menjaga persatuan bangsa.

“Perbedaan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, menjadi ruang untuk saling melengkapi demi kelangsungan kehidupan masyarakat dan ketika menjalankan roda pemerintahan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kendari, Samsuri mengatakan deklarasi sekaligus dialog ini diikuti 20 tokoh agama dan 30 orang perwakilan etnis di daerah ini.

“Ini merupakan langkah untuk menjaga kerukunan umat beragama dan etnis yang ada di Kota Kendari,” ujar Ketua FKUB Kendari Samsuri.

Baca juga: Pembangunan RS Jantung Kendari Lanjut 2021, Pemprov Sultra Pakai Utang Rp388 Miliar, Progres Tender

Menurutnya, ada lima poin dalam Deklarasi Kebangsaan tersebut.

Pertama, memberi dukungan untuk mengembangkan program moderasi beragama.

Kedua, menyatakan anti ekstrimisme, radikalisme, dan intoleransi, dalam beragama.

Ketiga, melawan aksi kelompok atau individu dalam menebar kebencian dan hoaks yang akan memecah integritas bangsa.

Baca juga: Pemkot Kendari Cari 5 Kepala Dinas, Lelang Jabatan Terbuka Bagi PNS se Sultra, Berikut Syaratnya

Keempat, mendukung pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 di Kota Kendari melalui program vaksinasi.

Kelima, mendukung dan menyatakan sikap untuk menciptakan rasa aman, rukun, dan damai.(*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved