Breaking News:

Apa Itu Hipospadia Diidap Aprilia Manganang hingga Jenderal Andika Ungkap Atlet Voli Putri Itu Pria

Apa itu hipospadia yang diidap Aprilia Manganang hingga Jenderal Andika ungkap mantan atlet voli putri tersebut ternyata laki-laki atau pria?

Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan Sersan Dua Aprilia Santini Manganang mengalami kondisi kelainan organ reproduksi yakni hipospadia. 

Sebetulnya, kata Jenderal Andika, kelainan pada sistem reproduksi laki-laki atau hiposadias cukup sering terjadi, bahkan menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang biasa terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki.

Menurut data saat ini, kata dia, di setiap 250 bayi laki yang lahir ada satu yang mengalami kelainan atau hipospadias atau empat orang setiap 1.000 kelahiran bayi laki.

Secara hipotetis, kata Andika, di Indonesia yang memiliki jumlah penduduk 270 juta jiwa maka ada 1.080.000 anak laki-laki yang lahir dengan kelainan pada sistem reproduksinya.

Andika melanjutkan, ayah Aprilia Manganang yang bernama Akip Manganang bekerja sebagai buruh perkebunan dan ibunya yang bernama Suryati saat itu bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Ayah Manganang, kata Andika, hanya lulus SD, dan ibu Manganan tidak menyelesaikan SD.

Pada saat melahirkan Aprilia, kata Andika, ibu Manganang dibantu paramedis di rumahnya.

Kemudian Aprilia Manganang lahir dengan kelainan sistem reproduksi yang masuk ke dalam kategori kasus serius.

“Inilah yang kemungkinan membuat paramedis atau orang tua melihat hanya secara fisik bahwa anak ini perempuan," kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabesad, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Apa itu hipospadia yang diidap Aprilia Manganang hingga Jenderal Andika ungkap mantan atlet voli putri tersebut ternyata laki-laki atau pria?
Apa itu hipospadia yang diidap Aprilia Manganang hingga Jenderal Andika ungkap mantan atlet voli putri tersebut ternyata laki-laki atau pria? (handover)

Kondisi tersebut, lanjut Andika, terus berlangsung sampai pada tahun 2016 ketika Angkatan Darat melihat prestasinya di bidang olah raga.

TNI AD saat itu, kata Andika, memutuskan merekrut Aprilia Manganang dalam program rekrutmen khusus Bintara yang berprestasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved