Jumat, 1 Mei 2026

Berdasarkan Hasil Riset, Instagram Paling Banyak Bagikan Data Pengguna, Apa Dampaknya Bagi User ?

Penyedia layanan cloud storage, pCloud, baru-baru ini merilis hasil riset yang cukup mengagetkan.

Tayang:
zoom-inlihat foto Berdasarkan Hasil Riset, Instagram Paling Banyak Bagikan Data Pengguna, Apa Dampaknya Bagi User ?
tecnologue.id
Ilustrasi aplikasi yang ada pada pengguna handphone 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Penyedia layanan cloud storage, pCloud, baru-baru ini merilis hasil riset yang cukup mengagetkan.

Dalam riset tersebut meneliti aplikasi yang paling banyak melacak dan membagikan data penggunanya.

Pada riset tersebut, pCloud membuat daftar 20 aplikasi yang paling banyak melacak dan membagikan data penggunanya.

Hasilnya, Instagram menjadi aplikasi paling ivasif atau sering lacak dan bagikan data user (penggunanya).

Adapun 20 daftar aplikasi yang paling banyak melacak data penggunanya alias paling invasif versi pCloud :

Instagram

Facebook

Uber Eats

Trainline

eBay

Linkedin

Twitter

YouTube

YouTube Music

Grubhub

ITV Hub

Just Eat

Kiarna

Uber

Wish

Deliveroo

Depop

Booking.com

Reddit

Spotify

Dijelaskan, Instagram melacak dan membagikan data pengguna paling banyak, yakni 62 persen data penggunanya.

Selain itu, Instagram diketahui membagikan 79 persen data pengguna yang dikumpulkan kepada pihak ketiga.

Kesimpulan riset ini didapatkan setelah pCloud menganalisis label privasi "nutrition labels".

Dilansir KompasTekno pada Selasa (8/3/2021), label tersebut sebelumnya digulirkan Apple melalui pembaruan iOS 14.

Label privasi yang tersedia di halaman App Store ini berisi informasi tentang jenis data pengguna apa saja yang diambil.

Menurut label privasi aplikasi tersebut, Instagram mengumpulkan berbagai jenis data pengguna untuk tujuan yang beragam.

Di antaranya adalah mengumpulkan jenis data seperti info kontak (alamat, alamat e-mail, nama, dan nomor telepon).

Selain itu juga pengenal (ID pengguna, dan ID perangkat), beserta data lainnya untuk melacak pengguna di seluruh aplikasi.

Dari sekian data pengguna tadi Instagram juga mengumpulkan data riwayat pembelian, informasi finansial, lokasi, info kontak.

Sekaligus riwayat penelusuran, hingga konten pengguna untuk keperluan iklan pihak ketiga.

Instagram juga menggunakan data untuk tujuan analitik, iklan atau tujuan pemasaran pengembang, hingga personalisasi produk.

Melihat fakta tersebut pCloud juga menanggapinya dengan sebuah pernyataan yang cukup menohok.

"Pantas saja, ada begitu banyak konten yang dipromosikan di feed pengguna," tulis pCloud dalam blog resminya.

Dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan, ini mengkhawatirkan bahwa Instagram merupakan pusat berbagi data pengguna dalam jumlah yang begitu besar.

Tak begitu mengagetkan karena perusahaan induk Instagram, yakni Facebook dalam riset tersebut juga berada di posisi kedua.

Facebook menjadi aplikasi yang paling invasif karena melacak 55 persen data penggunanya.

Jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini juga diketahui membagikan 57 persen data pengguna.

Data yang dikumpulkan dari pengguna kemudian dilimpahkan kepada pihak ketiga.

Manajer Digital Marketing di pCloud, Ivan Dimitrov mengatakan informasi yang disampaikan aplikasi kepada pihak ketiga ini biasanya digunakan untuk meningkatkan layanan di aplikasi mereka.

Namun, ia tak memungkiri sebagian besar aplikasi juga berbagi data pengguna dengan pihak lain, untuk meraup keuntungan perusahaan.

"Mengambil keuntungan dari berbagi informasi pribadi pengguna dengan pihak ketiga menjadi semakin baik dalam praktik online modern," lanjut Dimitrov, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Forbes, Senin (8/3/2021).

pCloud juga mengungkapkan bahwa Instagram dan Facebook menggunakan 86 persen data penggunanya untuk menjual produk-produk yang berkaitan dengan perusahaannya.

Kendati demikian, pCloud mencatat masih ada aplikasi yang "aman" karena minim mengumpulkan, melacak, dan membagikan data penggunanya.

Berdasarkan label privasi aplikasi, pCLoud melaporkan bahwa aplikasi populer seperti Signal, Clubhouse, Netflix, Telegram, hingga Skype, dan Zoom ternyata sama sekali tidak melacak data pribadi penggunanya.

Berikut daftar lengkap aplikasi yang aman versi pCLoud :

Signal

Clubhouse

Netflix

Microsoft Teams

Google Classroom

Shazzam

Etsy

Skype

Telegram

Boohoo

Amtrak

Zoom

Shop

IRS2Go

BBC iPlayere

Bigo LIVE

Buzzfeed

Discord

Likke, dan

Shein (*)

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved