Breaking News:

Motor Listrik

Motor Listrik Gesits Resmi Diluncurkan, PT WIMA Ungkap Alasan Sultra Jadi Daerah Peluncuran Perdana

Perusahaan pengembang, PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) memilih Sultra sebagai daerah peluncuran pertama di Indonesia bagian timur

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meluncurkan motor listrik bermerek Gesits yang berlangsung di depan kawasan Tugu Religi Sultra, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (27/2/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Motor listrik Garasindo Electric Scooter ITS (Gesits) resmi diluncurkan, Sabtu (27/2/2021).

Peluncuran dilakukan di depan pelataran Tugu Religi, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Perusahaan pengembang, PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) memilih Sultra sebagai daerah peluncuran pertama di Indonesia bagian timur.

Gubernur Sultra Ali Mazi pun menjadi pengendara pertama seusai peluncuran dilakukan.

Direkur Utama (Dirut) PT Wika Industri Manufactur (WIMA) Muhammad Samyarto menjelaskan alasannya memilih Sultra menjadi daerah perdana peluncuran.

Baca juga: Motor Listrik Gesits Karya Anak Bangsa Siap Mengaspal di Sultra, Bakal Diluncurkan Gubernur

Baca juga: Motor Listrik Mengaspal Pertama Kali di Sultra Besok, Pemkab Konawe Ingin Pasok Baterai Lithium

Baca juga: Sekda Sultra Beber Kekayaan Sulawesi Tenggara, dari Emas, Aspal, Nikel untuk Mobil Listrik

"Kami ingin mendukung kandungan nikelnya yang tinggi, sehingga masyarakat di Sultra bisa memanfaatkan juga material ini," katanya.

Gubernur Sultra Ali Mazi mendukung adanya kendaraan listrik berbasis baterai di Sultra, sebab dapat mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).

"Ini mendukung energi ramah lingkungan serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas pada rumah kaca," kata Ali Mazi dalam sambutannya.

Politisi Partai Nasdem ini mengaku bangga dengan hasil karya anak bangsa tersebut.

Dirinya pun turut mengapresiasi pengembangan motor lebih masif.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mencoba mengendarai motor listrik bermerek Gesits yang berlangsung di depan kawasan Tugu Religi Sultra, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (27/2/2021).
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mencoba mengendarai motor listrik bermerek Gesits yang berlangsung di depan kawasan Tugu Religi Sultra, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (27/2/2021). ((Husni Husein/TribunnewsSultra.com))

Ali Mazi berjanji akan mendorong kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Sultra, demi percepatan peralihan kendaraan berbahan bakar ke basis listrik.

Pemerintah Sultra berencana akan mewajibkan penggunan motor listrik berbasis baterai pada instansi pemerintah.

"Saya berharap mudah-mudahan ini segera diproduksi sebanyak mungkin perawatannya juga mudah, hanya memasangkan batrei kemudian starter langsung jalan," jelasnya.

Ali Mazi mengatakan, motor ini cocok digunakan di dalam gang atau lorong karena tidak bising.

Apalagi di Kota Kendari, menurutnya banyak lorong kecil, sehingga pengendara motor ini tidak menggangu kenyamanan tetangga yang tengah istirahat.

"Jadi melintas pada malam hari tidak berisik, tidak mengganggu tetangga," katanya.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur, Buton Utara, Konawe Kepulauan Diminta Kerja Siang Malam, Ali Mazi Sebut Alasan

Baca juga: Masa Jabatan Bupati Habis, Tak Tunjuk Plh, Gubernur Ali Mazi Ambil Kewenangan Pemda Konsel

Baca juga: Sah, Ali Mazi Lantik Bupati Kolaka Timur, Buton Utara, Konawe Kepulauan, Begini Suasana Pelantikan

Acara peluncuran itu berlangsung meriah namun tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Panitia juga menyiapkan pemeriksaan Covid-19 menggunakan tes cepat antibodi dan antigen secara gratis.

Tentang Motor Gesits

Sesuai dengan namanya, motor ini sama sekali tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Dealer Network Association, Prasetyo mengatakan, motor ini dikembangkan untuk mengurangi polusi udara.

"Supaya juga tidak ada polusi udara, keseluruhan suku cadangnya 85 persen buatan lokal," kata Presetyo di Kendari, Kamis (25/2/2021).

Motor Gesits ini bermesin 5 ribu watt, 1 slot baterai bisa menempuh jarak sejauh 50 kilometer.

Motor ini sendiri memiliki 2 slot baterai, namun 1 slotnya dijual terpisah.

Motor listrik lebih hemat dari motor yang menggunakan bahan bakar, biasanya motor yang menggunakan BBM sehari sekira 20 ribu.

"Motor listrik ini sekira Rp2 ribu setiap pengisian baterai. Proses pengecasan sampai penuh memakan waktu 3 jam," kata 

Perusahaan pengembang PT Wijaya Karya Persero ini sudah masuk di industri otomotif sejak 20 tahun lalu. 

Namun saat itu, hanya memproduksi suku cadang.  

Kata Prasetyo, inovasi motor listrik ini muncul dari riset yang dilakukan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Karena modal dari kampus tidak mencukupi sehingga PT Wijaya Karya Persero tertarik dan mulai bekerjasama.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved