Politisi PDI-P di Kendari Dapat Bantuan Presiden, Bank BRI Sebut Penerima Didaftarkan Pegadaian

Bantuan tunai senilai Rp2,4 juta masuk ke rekening Aprilani, tanpa diketahui legisltator tersebut.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
handover
Apriliani Puspitawati, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan bantuan presiden.(foto ilustrasi). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Apriliani Puspitawati, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan bantuan presiden.

Aprilani juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Bantuan Presiden itu yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMK) atau Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM).

Bantuan tunai senilai Rp2,4 juta masuk ke rekening Aprilani, tanpa diketahui legislator tersebut.

Pimpinan Cabang Bank BRI Kendari memperkirakan Apriliani pernah mengajukan kredit atau menggadai emas ke Pegadaian.

Baca juga: BKD Sultra Usul 2.045 Formasi CPNS/PPPK Untuk 2021, Kuota Guru PPPK Paling Banyak

Baca juga: Pemkot Kendari Bantu Warga Korban Kebakaran di Tipulu, Wali Kota Janji Renovasi Rumah Korban

Baca juga: Kapolda Sultra Klaim Berhasil Uji Coba PPKM Mikro di Kendari, Sebut Warga Bantu Pasien Covid-19

"Sehingga Pegadaian mengusulkan orang-orang ini. Ada kriteria penerima, kalau tidak sesuai belum bisa dicairkan juga,” kata Edy Muthalib saat ditemui kantornya Jalan Sam Ratulangi, Kendari, Rabu (24/2/2021).

Senada dengan itu, Asisten Manager Bisnis Mikro Bank BRI Samratulangi Kendari, Tawakal Bahar mengatakan penerima bantuan diajukan Pegadaian.

Tak hanya itu, bantuan ini juga diusulkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Dinas Koperasi dan UKM setempat.

"Itu usulan dari Pegadaian, kemungkinan pernah meminjam atau menggadai sehingga menjadi penerima BLT UMKM,” katanya.

BRI sendiri hanya mendistribusikan bantuan tunai tersebut setelah mendapat kuota dari pemerintah pusat.

Calon penerima bantuan kemudian diverifikasi, lalu menandatangani surat kuasa mutlak dan surat pernyataan jika masuk kriteria penerima.

Apriliani sendiri, menurut pihak BRI belum mengambil uang yang masuk ke rekeningnya.

Lantaran Apriliani tidak masuk kategori penerima.

“Memang BLT UMKM sudah masuk di rekening tapi statusnya terblokir,” ucap Tawakal.

Baca juga: Ketua PAN Konawe Diincar 6 Kandidat, Mulai dari Anak Bupati, Wakil Bupati dan Anggota Dewan

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Konkep Terpidana Kasus Penghinaan Tak Berada di Rutan, Kedapatan Makan di Kendari

Baca juga: Diperuntukan Bagi Rakyat Biasa, BLT UMKM 2,4 Juta Malah Masuk ke Rekening Anggota DPRD Kota Kendari

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved