Breaking News:

Tak Digaji, Sopir Bunuh ASN RSUD Bulukumba, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Pelaku nekat membunuh ASN RSUD Bulukumba itu lantaran ia tak digaji sebagai sopir.

indianexpress.com
Ilustrasi jenazah. Seorang pria bernama Syarifuddin alias Randi (53) nekat membunuh seorang ASN bernama Ahmad Jayadi (53). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pria bernama Syarifuddin alias Randi (53) nekat membunuh seorang ASN bernama Ahmad Jayadi (53).

Pelaku nekat membunuh ASN RSUD Bulukumba itu lantaran ia tak digaji sebagai sopir.

Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Randi.

"Benar, Pengadilan Negeri Bulukumba pada tingkat pertama telah menjatuhkan pidana penjara selama 20 tahun terhadap terdakwa Syafruddin," kata Humas PN Bulukumba Muhammad Asnawi Said saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Viral Video Penganiayaan Sesama Dosen di UMI, Dekan Fakultas Satra Kirim Surat ke Dewan Etik

Majelis hakim yang diketuai Abdul Basyir menyatakan, Randi telah melanggar Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pembunuhan berencana.

Hukuman itu sama dengan tuntutan yang diajukan jaksa.

Kepala Kajari Bulukumba Hartam Ediyanto mengatakan, setelah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, Randi menyatakan tidak mengajukan banding.

Baca juga: Pasangan Mahasiswa Kepergok Mesum dalam Mobil di Dekat Pantai, Kaget Digedor Polisi

Sebagai informasi, Randi membacok Ahmad Jayadi yang pernah mempekerjakannya sebagai sopir di Pasar Cekkeng Kasuara, Bulukumba, pada 16 Juli 2020.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bulukumba AKP Berry mengatakan, Randi membunuh Ahmad Jayadi karena kesal, gajinya sebagai sopir tidak kunjung dibayar. (Kompas.com/Nurwahidah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sopir Pembunuh ASN RSUD Bulukumba karena Tak Digaji Divonis 20 Tahun Penjara"

Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved